BREBES – pejuang24news.id – Ratusan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Harimau dari berbagai kota dan kabupaten se-Jawa Tengah menggelar konsolidasi di Resto Pangeran, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Minggu (28/9/2026).

Konsolidasi tersebut dilakukan sebagai titik kumpul sebelum bertolak menuju Jakarta untuk menggelar aksi moral di kawasan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, tepatnya di depan Gedung MNC Tower.

Aksi tersebut disebut sebagai bentuk kepedulian masyarakat sipil dalam menyuarakan penegakan keadilan. Dalam orasinya, Koordinator Lapangan Aksi menyampaikan bahwa aksi ini merupakan gerakan murni dari anggota LSM Harimau se-Jawa Tengah.

“Kami datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Dari Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang, Solo, dan kota lainnya. Kami berkumpul di sini dengan satu tujuan, berangkat bersama ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi di MNC Tower. Kami menuntut keadilan ditegakkan secara transparan dan profesional,” tegas Korlap di hadapan ratusan anggota.

Pihak LSM Harimau dalam pernyataannya turut menyinggung adanya dugaan peristiwa penjemputan paksa yang mereka kaitkan dengan nama Hary Tanoesoedibjo. Terkait hal tersebut, massa aksi menuntut adanya kejelasan dan transparansi dari aparat penegak hukum.

Pantauan di lokasi, ratusan anggota dengan atribut LSM Harimau memadati area Resto Pangeran sejak pagi hari. Sejumlah armada bus dan kendaraan pribadi telah disiapkan untuk mengangkut massa menuju ibu kota.

Koordinator aksi menegaskan bahwa aksi moral di Jakarta direncanakan akan berlangsung secara damai, tertib, dan sesuai dengan ketentuan undang-undang tentang kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum.

Hingga berita ini diturunkan, rombongan masih melakukan konsolidasi akhir sebelum bertolak dari Brebes menuju Jakarta.

Tuntutan Aksi yang Disampaikan:
Menuntut aparat penegak hukum bertindak adil, transparan, dan tidak tebang pilih.
Menuntut kejelasan hukum terkait dugaan peristiwa yang disuarakan.
Mendesak agar keadilan ditegakkan untuk semua pihak tanpa intervensi.

by. Wildan purna irawan. S. Ag

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *