PEKALONGAN – pejuang24news.id – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) beruntun melibatkan tiga sepeda motor terjadi di wilayah Medono, Kota Pekalongan, pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua pengendara mengalami luka-luka dan kerusakan cukup parah pada bagian depan sepeda motor. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi berinisial GF, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat yang dikendarai seorang pelajar berinisial LD, warga Warungasem, Kabupaten Batang, yang hendak pulang sekolah, melaju dari arah belakang. Diduga kurang menjaga jarak dan pengereman tidak terkendali, motor Beat tersebut menabrak sepeda motor Honda Supra yang berada di depannya. Motor Supra tersebut dikendarai seorang ibu berinisial MS, warga Desa Kebulen. Akibat tabrakan dari belakang, MS yang dalam posisi berhenti sontak terkejut dan tidak dapat mengendalikan kendaraannya. Motor yang dikendarainya kemudian oleng ke depan hingga melawan arah dan bertabrakan dengan sepeda motor lain yang datang dari arah berlawanan. Seorang pengendara lain berinisial ZK yang terlibat dalam tabrakan lanjutan tersebut mengalami luka dengan mengeluarkan darah dari bagian hidung. “Dari pantauan, kondisi Ibu MS mengalami luka ringan. Untuk pengendara ZK mengalami pendarahan di hidung. Kerugian materiil, bagian depan motor hancur,” ujar saksi GF di lokasi. Sementara itu, pengendara motor Beat berinisial LD yang diduga menjadi pemicu awal kecelakaan, hanya mengalami luka ringan baik secara fisik maupun materiil karena terjatuh dari motornya sendiri. Warga sekitar yang berada di lokasi kejadian dengan sigap membantu para korban dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hingga berita ini diturunkan, belum ada penyelesaian secara kekeluargaan antara pihak-pihak yang terlibat. Kedua belah pihak disebut belum mengakui kesalahan dan belum ada permintaan maaf terkait luka fisik maupun kerugian materiil. Navigasi pos Kali Loji Pekalongan Tertutup Eceng Gondok, Warga Krapyak dan Panjang Wetan Desak Pemkot Turun Tangan PEMBENTUKAN TIM JASUKE – PEMBELA KIAI HALEM