BATANG – pejuang24news.id – Niat hati enggan membuang makanan, Nur Hayati (43), warga Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, justru harus terbaring lemas di ranjang perawatan medis. Ibu rumah tangga ini diduga keracunan setelah menyantap sisa makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik anaknya yang masih duduk di bangku Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Suami korban, M. Saadullah, mengaku tidak pernah menyangka makan siang sekolah anaknya itu akan berujung petaka. Peristiwa tersebut bermula saat sang anak pulang sekolah pada Rabu (23/9/2026) siang. “Bocah itu makan siang sekitar jam 12-an. Pulang dari sekolah dimakan sisanya. Habis itu terasa malamnya,” kenang Saadullah. Memasuki malam hari, kondisi Nur Hayati mulai memburuk. Ia bolak-balik ke kamar mandi akibat mual dan diare hebat. Saat itu, keluarga sama sekali tidak menaruh curiga pada menu MBG dan hanya mengira korban masuk angin biasa. “Ke kamar mandi terus, terus sampai saya kerokin, tak kira masuk angin. Terus paginya tak carikan obat ke apotek, dikira tak belikan obat biar enggak menceret-menceret sama mual-mual. Nggak tahunya malah kena MBG ini,” tutur Saadullah. Kecurigaan baru muncul setelah pesan beruntun masuk di grup percakapan warga. Banyak tetangga yang mengeluhkan gejala serupa usai menyantap jatah MBG. Di saat bersamaan, kondisi Nur Hayati kian melemah hingga tak sanggup beraktivitas. “Udah seharian tidur. Nah, itu di grup ada kayak gitu, lah baru tahu, ‘Oh, ini kena MBG’,” ungkapnya. Petugas medis kemudian sigap menjemput dan membawa Nur Hayati untuk mendapatkan perawatan intensif di fasilitas kesehatan. Saadullah mengaku tidak mengingat secara rinci variasi menu dalam wadah MBG tersebut. Namun, ia memastikan sang istri hanya menghabiskan bagian telur yang tidak dihabiskan oleh anaknya. “Saya kurang tahu. Yang saya tanya cuma makan telurnya. Makan telur yang sisa itu. Kan eman-eman, orang tua kan biasa toh,” ujarnya sambil menghela napas. Kisah Nur Hayati menjadi potret nyata bahwa dampak dugaan keracunan MBG di Bawang, Batang, tidak hanya menimpa siswa, tetapi juga meluas hingga ke meja makan para orang tua di rumah. Penyebab pasti keracunan, termasuk dugaan pada lauk telur, masih menunggu hasil uji laboratorium oleh dinas terkait. Navigasi pos BREAKING NEWS: Ratusan Siswa SD-TK di Bawang Batang Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Puskesmas Membludak BREAKING NEWS: Korban Diduga Keracunan MBG di Bawang Batang Tembus 276 Orang, Distribusi Dihentikan Sementara